Pages

Powered By Blogger

Senin, 05 April 2010

preemptive message


Pesan Preemptive terjadi selama kontak, di mana orang tidak secara langsung terlibat sewaktu mendapatkan, memberikan informasi atau perintah. Sebaliknya, komunikasi

preemptive mengambil bagian dalam pertukaran informasi secara normal atau pertukaran informasi secara bisnis. Komunikasi preemptive adalah komunikasi yang dirancang atau disusun untuk menyiapkan komunikasi masa depan, dengan pengertian bahwa: kita dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dengan sendirinya, tanpa ada kelanjutan pertukaran informasi dengan seseorang yang memberikan perintah. Malinowski menyebutnya komunikasi ini sebagai “phatic communion” dan ini disebut oleh banyak tokoh sebagai small talk (obrolan ringan).Water cooler conversation dan cocktail chatter (obrolan ringan) Komunikasi ini merupakan awal dari sebuah percakapan, sebelum menuju tahapan komunikasi yang selanjutnya . Dalam suatu pertemuan seorang anggota berkata kepada yang lain. Diluar hari ini panas. Komunikasi ini tidak dirancang, untuk memberikan informasi yang tidak perlu diketahui oleh orang yang baru saja berada diluar, yang juga merasakan kepanasan. Pesan preempts silence. Menanyakan tentang keberadaan keluarga orang lain belum tentu berguna dalam menjalankan bisnis perusahaan, terkecuali apabila kita ingin meningkatkan hubungan personal/ kekerabatan dengan orang lain, maka pertanyaan mengenai keluarga sangatlah penting, diluar dari nilai-nilai informasi dari pesan. Beberapa pesan terdengar seperti perintah, dapat dianggap preventif, dalam hal ini bahwa orang yang memberi pesan/ perintah tidak mengharapkan agar perintahnya segera dipatuhi. Sebagai contoh : Silahkan datang ke Board Room pukul 5:00 untuk pertemuan dengan ketua. Meskipun ini merupakan perintah yang penting, para penerima pesan tidak perlu melakukan apa-apa saat itu untuk menjawab/ membalasnya. Pesan preemptive, adalah suatu jenis komunikasi di mana seseorang “socioemotional” mencari informasi tentang suasana hati dan kepentingan orang lain, atau mencoba menjalin kontak dengan orang lain untuk membangun suatu relasi atau hubungan yang lebih panjang. Pesan tersebut secara tidak langsung mempengaruhi hubungan komunikasi dalam suatu organisasi bisnis. Pesan Preemptive, sering terjadi di antara rekan-rekan ketika mereka bertukar informasi tentang nilai bowling saat mereka sedang main bowling dan tentang. anak-anak mereka yang bermain di liga kecil atau pembicaraan makanan di kantin atau pembicaraan mengenai cuaca. Bawahan diijinkan untuk bertanya kepada atasan tentang keluarga mereka dan hal-hal umum, tetapi tidak seharusnya diberitahu terlalu banyak atau terperinci dalam pertanyaan-pertanyaan mereka. Di sisi lain, seorang pemimpin atau manajer dapat menanyakan atau meminta seorang bawahannya untuk menceritakan tentang kejadian dalam hidupnya secara terperinci/ detail, sebagai contoh yaitu pertenyaan mengenai makan siang kurang memuaskan atau pembicaraan mengenai pemakaian kawat gigi anak bawahannya.

Menurut saya kesimpulan dari Pesan Preemptive ini adalah suatu bentuk pesan dan komunikasi, dimana komunikasi preemptive ini dapat digunakan untuk mencairkan suasana dalam suatu perbincangan. Sebagai contoh, hubungan komunikasi yang terjalin antara seorang pemimpin dan bawahannya. Seorang pemimpin dapat mejalin hubungan kekerabatan yang dekat dengan bawahannya dengan menggunakan komunikasi preemptive ini. Seorang atasan dapat menanyakan hal-hal umum mengenai kehidupan bawahannya begitu juga dengan sebaliknya, dengan begitu akan timbul rasa kekeluargaan antara seorang atasan dengan bawahannya dan seorang bawahan akan melihat bahwa seorang atasan bukanlah seorang sosok yang sangat ditakuti tetapi dapat dijadikan sebagai teman dan harus tetap dihormati. Selain itu pesan preemptive merupakan suatu pesan atau komuinkasi yang dapat mempengaruhi “komunikasi’ dalam suatu organisasi, dimana jika kita dapat menerapkan komunikasi preemptive dengan baik, maka hubungan dalam suatu organisasi akan terjalin dengan baik.

preemptive messages occur during contacts in which people are not directly engaging in getting or giving either information or orders. Rather, preemptive communication takes the place of normal task exchanges or business talk. It is design to set up future communication rather than to accomplish an information job by itself. Malinowski called it phatic communion. and it is called by many other names such as small talk. Water cooler conversation. and cocktail chatter. It all tends to be preliminary to other actions. As a meeting begins one member says to another. Sure hot out today, which is not designed to give any information not already known by the person who just walked in from the heat. The message preempts silence. Asking about the other person's family is not necessarily useful in conducting company business except on a personal level of contact, separate from the information value of the messages. Even some messages which sound like orders may be considered preemptive in that they supply neither orders to be immediately obeyed nor significant information on which to base decision. An example is Please come to the board Room at 5.00 for a meeting with the chairman. While this is a distinct order, the recipients don't have to do anything right then to reply. most preemptive messages, however are of the getting ready to communication kind in which one person seeks socioemotional information about the mood and the interests of others, or attempts to establish contact or build toward transactions of a more lasting or complex nature. Such messages do not directly affect the organization's business. preemptive messages occur frequently among peers as they exchange information about bowling scores. kids in theb little league. food in the cafeteria. or the weather. Subordinates are permitted to ask superiors about their families and general matters, but are not supposed to be told too much or to become detailed in their questions. On the other hand, a leader or manager who asks a subordinate about the same topics may be told in much detail about the lousy lunch the employee bought or the braces on the kids teeth

Tidak ada komentar:

Posting Komentar